Search This Site
Twitter
    TwitterCounter for @nadiafebina
    Powered by Squarespace
    Blogger Indonesia Display Pagerank Personal Blogs - Blog Catalog Blog Directory aroengbinangfs8

    Blog Add to Technorati Favorites
    ShoutMix chat widget
    « Tips Bahagia Hidup di Angola | Main | Cerita Pindah Rumah Bersama Tom & Jerry »
    Thursday
    Feb042010

    Mengaku Saja

    Saya sudah mulai gila.
    Tidak lama lagi saat itu akan tiba.
    Mulailah menghitung hari-hari terakhir di Angola.
    Sebentar lagi tidak  bisa dengar kicauan kizomba di radio.
    Atau berdansa sampai loyo tanpa ada yang perduli.
    Atau kebebasan memakai pakaian apa pun tanpa ada yang menghakimi.
    Atau pantai yang dekat dari rumah.
    Atau teman-teman yang ramah dan selalu siap saling membantu.
    Ah saya benci perpisahan.

    Apa ini berarti saya terlalu senang  di sini?
    Di sini? Di tempat yang apa-apa mahal, dan mencari makanan enak susah sekali?
    Yang internet nya super lambat?
    Yang tidak punya pusat perbelanjaan yang megah?
    Yang mau pulang kampung saja harus dua hari perjalanan transit sini situ?
    Ah, masak sih..

    Apa ini berarti saya tidak siap lagi memasuki balik dunia normal?
    Ke dunia yang gampang beli baju dan beli make up
    Dua hal kesukaan saya..
    atau gampang mencari Starbucks di setiap pengkolan jalan
    atau gampang mencari Big Mac dan iMac kapanpun kita mau
    Asal punya uang
    Dan semuanya serba gampang.

    Mungkinkah benar kata orang-orang bijak
    Manusia itu candu akan masalah dan tantangan
    Karena kegampangan itu tidak menarik
    benarkah ini?
    Ah masak sih..

    Yang ada di kepala saya saat ini
    Saya takut kesederhanaan yang nikmat ini akan terambil lagi
    Tidak mau seperti saat-saat dulu
    Ketika saya hidup di dunia normal
    Ketika semua fasilitas serba mudah
    Dan menimbulkan keinginan-keinginan yang membuncah
    Mendominasi akal dan menutup hati nurani
    Saat-saat dulu ketika di tengah kegampangan pun hanya terlihat kesusahan
    Karena terlalu terbiasa

    Ya, saya takut
    Saya takut saya hanya melulu melihat diri sendiri
    Seperti dahulu
    Ketika mata selalu tertutup dan tidak mampu melihat realita dari lain sisi
    Karena terlalu terbiasa

    Ah saya terperangkap lagi di sini
    Di kekacauan akal yang berusaha mendefinisi segala sesuatu
    Saya harus berhenti sekarang dan mengaku sajalah:
    Saya benci perpisahan.

    PrintView Printer Friendly Version

    Reader Comments (12)

    mo balik ke mana nih mbak? :)
    February 6, 2010 | Unregistered Commenterdidut
    Halo Dut :)
    belum terlalu jelas dut, semoga bentar lagi keliatan ya, doain!:)
    February 6, 2010 | Unregistered Commenternadia febina
    hihi judulnya "ah masak sih" ya mba?? hihihiih... mba nadia emg selalu buat ak tersenyum setiap ak membaca tulisannya..hihihi
    February 13, 2010 | Unregistered Commentertasya
    @tasya:
    ihik, iya tas.. pas gak seeeh dibuat lagu dangdut?? :D
    February 13, 2010 | Unregistered Commenternadia febina
    Menarik sekali postnya, bisa membantu kami di Indonesia agar lebih menghargai keindahan dan kemudahan yang kami dapatkan di jakarta.
    March 15, 2010 | Unregistered CommenterSekolah Cikal
    @Sekolah Cikal:
    Terima kasih buat comment nya.. :) Memang Jakarta tidak separah itu kok.. It's all relative.
    March 15, 2010 | Unregistered Commenternadia febina
    budee ini Alisha..bude, denger2 bude mau balik ke Jakarta yaa..

    Waahh rupanya bude betah yaa tinggal di Angola,eh kenapa sih bude betah tinggal di Angola,bukannya di Angola hidup itu serba susah.
    March 27, 2010 | Unregistered Commenteralisha firnita
    @alisha firnita:
    Alishaaaa... bude seneng banget dapet komen dari kamuuuuu!! :) :)
    Yaah, lumayan betah lah di sini Sha... memang kalau dibawa susah dimanapun jadi susah rasanya, Sha. Kalau bude lebih seneng dimana2 bude bawa cengengesan aja ketawa2 biar seneng terus. Iya gak Sha?
    March 27, 2010 | Unregistered Commenternadia febina
    Alisha nggak ngerti maksud bude deh..Maksud bude "Bawa cengengesan aja ketawa2"itu maksudnya apa,oya bude sama maksud dari "Memang kalau dibawa susah dimanapun jadi susah rasanya" itu apasih maksudnya bud,Alisha jadi nggak ngerti deh..
    March 27, 2010 | Unregistered Commenteralisha firnita
    @alisha firnita:
    maksud bude begini sayang:

    Misalnay kita pindah ke suatu tempat, pasti ada enaknya dan ada nggak enaknya. Itu sudah pasti. Menurut pengalaman bude, nggak mungkin suatu tempat itu enak semua atau gak enak semua.
    Nnah, kalau kita cuma yang dirasa nggak enaknya melulu, berarti kita namanya "dibawa susah". Jadinya semua hal dirasa susah.
    Kalau kita memilih ngerasain yang enak nya juga dan sering ketawa-ketawa sama teman-teman, jadinya rasanya senang terus.

    Gitchuuuu... Ngerti gak ya, Sha? Bude membingungkan ya?
    March 27, 2010 | Registered Commenternadia febina
    Waaah, Mbak Nadia udah mau pulang ya ternyata? Kabar-kabari ya Mbak :)
    May 13, 2010 | Unregistered Commenterarya nasoetion
    halo mba,thx bgt postingannya.jadi mengngatkan saya untuk bisa mensyukuri kondisi sekarang ini dan kemudahan2 yg udah saya dapat selama ini..doakan saya supaya selalu bisa membuat semua situasi "dibawa seneng aja" ^_^
    May 23, 2010 | Unregistered Commentersilep

    PostPost a New Comment

    Enter your information below to add a new comment.

    My response is on my own website »
    Author Email (optional):
    Author URL (optional):
    Post:
     
    All HTML will be escaped. Hyperlinks will be created for URLs automatically.