Search This Site
Twitter
    TwitterCounter for @nadiafebina
    Powered by Squarespace
    Blogger Indonesia Display Pagerank Personal Blogs - Blog Catalog Blog Directory aroengbinangfs8

    Blog Add to Technorati Favorites
    ShoutMix chat widget
    « Cerita Pindah Rumah Bersama Tom & Jerry | Main | Sabar.. Sabar.. Cengengesan Yuk... Zzzzzz »
    Thursday
    May072009

    Pertunjukan Teater "Ma Ravan" di Luanda

    Ma Ravan, sebuah pertunjukan teater yang saya tonton kemaren di teater Cha da Caxinda, yang lokasinya cukup jalan kaki dari kantor saya. Group seni Theatre Taliipot ini berpusat di Reunion, sebuah negara di lautan Hindia. Artis-artisnya ada empat orang, berasal dari negara2 lautan Hindia itu: Madagascar, Mauritius dan Reunion.

    Terbiasa dengan kesenian Africa yang gembira dan hingar bingar, saya agak kaget juga menonton grup seni ini. Walaupun penuh dengan gerakan-gerakan dinamis, tapi keseluruhan performance gelap, dalam dan sedikit mistikal. Negara2 di lautan Hindia yang tepatnya berada di pantai timur benua Africa memang terkenal sebagai melting point dari kebudayaan-kebudayaan besar dunia: kebudayaan Eropa, Africa dan India. Memang terlihat, bahkan oleh seseorang yang buta seni seperti saya.

    Dibuka oleh gaung yang mengingatkan saya akan screenshot meditasi di film-film, dan gerakan-gerakan yang mirip pose-pose yoga termasuk surya namaskar, bohong kalau dibilang tidak ada pengaruh kebudayaan India di situ. Tidak ada hingar bingar keriaan ala kebudayaan africa barat. Di sini mereka seperti hendak mengekspresi emosi-emosi manusia. Terus terang saya sempat sedikit terintimidasi oleh emosi-emosi yang ditampilkan para artis, apalagi pada suatu titik yang saya pikir mereka sedang melukiskan dunia kematian. Indah, namun gelap.

    Jalur ceritanya? Wah ini masih teka-teki buat saya. Sebelum pertunjukan, memang oleh pembawa acara diceritakan sedikit, tapi dalam bahasa perancis yang saya mengerti hanya 0%, dan kemudian diterjemahkan dalam bahasa Portugis yang saya mengerti hanya 35% (maklum, di sini bahasa Inggris kurang populer, apalagi bahasa Indonesia). Yang saya tangkap, ada sekitar2 slavery, run away, ada tangan2 yang dipotong, sekitar-sekitar itulah. *maap yaa, gak informatif banget! hihihi.. *

    Kesan keseluruhan: Memukau... dan gelap. (did i just say it again.. gelap?)


    Pictures are taken from the promotional email sent around prior to the show day.

    PrintView Printer Friendly Version

    Reader Comments (9)

    Dari foto-foto di atas terasa ada kesan mistis.
    Saya jadi iri nih... nggak bisa nonton kesenian yang unik ini.
    June 19, 2009 | Unregistered Commentertikno
    @tikno:
    hai tikno. :)
    emang menarik pertunjukannya, sy seneng ada yg ngasih tau waktu itu, harga tiketnya pun gak mahal.. :D
    June 19, 2009 | Registered Commenternadia febina
    Hmm... posisi kamu lebih beruntung dari saya, karena lebih dekat ke lokasi.
    June 20, 2009 | Unregistered Commentertikno
    bude ini Alisha nih,eh bude pertunjukannya bagus2 ya.Hmmm..pasti seru yaa,kalo Alisha melihat aslinya..
    March 27, 2010 | Unregistered Commenteralisha firnita
    @alisha firnita:
    Alishaaa... kira-kira alisha bakalan seneng ya liat pertunjukan ini? Waktu itu bude agak susah buat mengerti nya juga, Sha. Karena bahasanya pakai bahasa Perancis, mana bude ngerti. Tapi senang aja liat aktor-aktor nya berakting.
    March 27, 2010 | Registered Commenternadia febina
    Wah bude betul juga yaa..,seharusnya Alisha kesana,tapi nggak papa kok bud...walaupun bahasa prancis yang penting pertunjukkannya,seru!!
    March 27, 2010 | Unregistered Commenteralisha firnita
    mau tanya, Angola itu Afrika bagian mana??
    kenapa bisa nyasar kerja ampe kesitu?
    March 30, 2010 | Unregistered Commenterjulie
    @alisha firnita:
    alisha kamu ngegemesin banget siihh.
    March 30, 2010 | Unregistered Commenternadia febina
    @julie:
    angola itu negara di pantai barat africa yang lokasinya agak ke selatan. Jadi kalau dari South Africa, melipir di pantai baratnya, akan ke sebuah negara bernama Namibia, kalau ditelusuri terus ke atas, sampailah di Angola.
    Di sini karena dikirim kantor.. :)
    March 30, 2010 | Unregistered Commenternadia febina

    PostPost a New Comment

    Enter your information below to add a new comment.

    My response is on my own website »
    Author Email (optional):
    Author URL (optional):
    Post:
     
    All HTML will be escaped. Hyperlinks will be created for URLs automatically.