Dua Pengalaman Baru Dalam Sehari (1)
Sun, April 5, 2009 at 04:38PM Di masa paceklik seperti ini dimana banyak perusahaan yang merestrukturisasi organisasinya demi penghematan, rasanya tidak pantas untuk berkeluh kesah ketika kita terlalu sibuk karena kebanyakan kerjaan. Mendapat kesempatan bekerja untuk menopang hidup adalah sesuatu yang harus disyukuri. Tapi bohong pula rasanya kalau saya mengaku dua minggu kemaren ini saya sehat jasmani rohani dan segar bugar. Entah kenapa ada perasaan kesal karena kok kayaknya di kantor "little little to me" dan hasilnya malam hari pun sukar sekali rasanya untuk memejamkan mata karena panik harus kerjakan ini itu besok harinya. Walau saya sadar ini tetap sesuatu yang harus disyukuri, tapi tidak dipungkiri perlu usaha ekstra untuk menikmati kepenatan dan kepala cenat cenut jantung deg2an itu. Kesimpulan, minggu lalu adalah minggu penuh tekanan.
Belum lagi ditambah berita duka yang terjadi kepada saudara2 kita di Situ Gintung. Kebetulan rumah seorang kerabat dekat saya hanya 500m dari situ, tapi alhamduillah semua baik2 saja. Dan seminggu sebelum peristiwa Situ Gintung itu, kerabat dekat saya yang lain juga baru saja berpulang ke pangkuanNya dengan tenang. Karena peristiwa-peristiwa ini, saya menyebut masa kemaren ini Minggu Kelabu. Normal rasanya di tengah tekanan pekerjaan dan berbagai berita duka di kampung halaman, pertanyaan "What am I doing here??" mendera setiap hari.
Mungkin lantaran kebetulan, atau mungkin lantaran Tuhan capek mendengar keluhan2 di kepala saya, tiba-tiba Jumat malam seorang teman menelfon Maskyu. "Besok ikut gue water ski yuk, sekalian refreshing pake boat muter2 di sekitar Musulo". Reaksi pertama saya, "huaa, gak bisa, kan ada yg harus selesai buat hari Senin, jadi gw mau ngerjain weekend". Setelah bujuk rayu Maskyu bahwa istirahat dan relaksasi di udara segar itu sangat penting untuk kesehatan dan produktivitas, akhirnya saya setuju untuk ikut, dan lagipula Maskyu bilang, "kan gratis giling, kapan lagee!" Iya juga sih. Hehe.
Untung saya memutuskan untuk ikut, karena wiken kemaren saya mendapat dua pengalaman baru dalam sehari. Yess!
Pengalaman Pertama
Judulnya hari ini kan ya pada ingin berwater ski, dan saya sebenernya pernah dulu sekali nyoba di Benoa, Bali, tapi terus karena berakhir dengan nyungsep dua kali, saya pun berikrar gak mau coba lagi, olahraga yang satu ini bukan buat saya *sakit booook*. Makanya pas sampai di boat dan temen2 (total kita berempat) lagi siap-siap, saya udah bilang dengan sangat tegas, "gue enggak ya. nonton aja".
Berhubung yang lain juga sebenernya amatiran dalam water ski, saya ketawa aja melihat mereka nyungsep-nyungsep dengan suksesnya, haha.. Emang enak. Sementara mereka bergulat dengan air yang masuk-masuk ke hidung itu, saya pun menikmati pemandangan alam yang cukup indah di sana. Musulo ini pulau kecil yang hanya 20menit dari Luanda dan di sekitar Musulo ini ada bangunan-bangunan peninggalan jaman kolonial yang berkarakter, dan udara nya cukup esh. Di sekitar sini juga terkenal banyak kumpulan kura-kura, jadi ketika lagi bengong2 keenakan di atas boat, saya liat ada kura-kura besaaaar sekali tiba-tiba muncul ke permukaan. Senang deh liatnya! :) Berapa ya umurnya kura-kura sebesar itu, 100thn? Sayang gak sempet ambil foto dia udah menyelam lagi.
museum perbudakan dilihat dari lautSaya pikir saya sudah sangat terhibur dengan hiburan pemandangan indah dan kura-kura itu. Tapi kok ya, merasa tertantang juga untuk ikut-ikut berwater ski. Ternyata Maskyu lama-lama sudah cukup mahir juga,.. huh, gak mau kalah dong. Akhirnya... "OK, it's my turn now!" Teman-teman bertepuk tangan. Huehehehe. Deg2an.
Teman yang paling mahir bilang, "try wakeboard, it's a lot easier". Oke, saya turuti, saya pinjam wakeboard si teman ini. Sedikit kebesaran kakinya, dia cowok sih, bule pula. Tapi gak papa, saya coba aja. Begitu ambil posisi untuk ditarik sm boat, saya mencoba untuk berdiri di atas wakeboard.. tp begitu mau ditarik ternyata badan saya tertarik dengan suksesnya, tapi wakeboardnya mengapung ketinggalan di blakang.. Hahaha, makanya jangan pake yang kegedean! Nyungsep lagi deh, kekeke, tapi gak sakit kok.
Oke, wakeboard gak bisa dipakai, dan saya pun mencoba pakai ski nya, karena ski ini di bagian kakinya bisa diadjust. Begitu ambil posisi untuk launch, terus sekelibat teringat peristiwa Benoa (huaa, trauma!), sempet takut... tapi terus sekelibat berikutnya teringat Maskyu dan kawan-kawan yang mulai bisa meluncur dengan asyiknya saya jadi bersemangat lagi, hehe. Ditarik sekali oleh boat, eeh lumayan saya bisa jongkok di atas dua papan ski itu, tapi trus kehilangan keseimbangan dan plung, jatoh, hehe.
sebuah gereja tuaLalu coba sekali lagi... Kali ini mulai pede karena tadi jatohnya gak sakit. Begitu ditarik, saya coba jongkok, ahh bisa, lalu mencoba berdiri, yak bisaaa... satu detik, dua detik, dan... gubraaaakkkkk. Hahaha.. semua bertepuk tangan... at least bisa berdiri katanya. Ah bangganya!! Walaupun kesenangan itu hanya berlangsung dua detik, tapi saya mau nyombong di sini, boleh dong, kan di blog sendiri, hahahahaha. Sayang, karena cuma sekejap itu gak sempet ambil skrinsyut kalo enggak suer deh saya udah pajang gede-gede di sini, kekekek.
Semoga nanti ada kesempatan lagi untuk mencoba berwater ski lagi, dan memperpanjang waktu berdiri dari 2 detik sampe 5 detik atau lebih, amieen amieen. So, next time semoga ada skrinsyut oke! :)
Lumayanlah tambah satu pengalaman, dan sebenernya masih ada pengalaman baru berikutnya di hari itu, tapi disambung di posting berikutnya ya.. karena di sini udah kepanjangan, males kan bacanya.. :)



Reader Comments (2)
hehe, makasih dut, iya nih jungkir balik beneran kali ini.. thanks ya! :)